Perbedaan Beras Pera dan Pulen yang Harus Diketahui



Distributor Beras - Beras merupakan salah satu bahan pangan yang tidak sanggup ditinggalkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Bahkan tersedia pula ungkapan 'belum makan kalau belum makan nasi'.

Perlu diketahui, beras punyai beragam jenis yang beredar di pasaran, layaknya beras pulen dan beras pera yang menjadi pilihan masyarakat. Ada perbedaan lain yang harus diketahui oleh masyarakat soal ke-2 jenis beras tersebut.

Perbedaan itu dijelaskan oleh Profesor Dokter Nuri Andarwulan, Direktur berasal dari Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center di Graha Unilever, Serpong, Tangerang Selatan, usai diskusi soal tingkat penyakit tidak menular (PTM), Selasa (25/7).

Faktor Genetik
Menurut Nuri, perbedaan beras pera dan pulen ditentukan oleh faktor genetik varietas padi yang punyai takaran amilosa yang berbeda-beda.
"Perbedaan beras itu tersedia didalam kandungannya. Jadi, di didalam beras tersedia pati yang menjadi sumber karbohidrat yang dikonsumsi oleh tubuh sebagai sumber energi. Dan didalam pati itu tersedia takaran amilosa dan amilopektin," ujarnya.
Beras pulen mengandung kira-kira 20 prosen takaran amilopektin agar beras menjadi lengket waktu menjadi nasi. Sedangkan beras pera punyai takaran lebih berasal dari 25 prosen takaran amilosa agar nasi akan lebih keras saat dimasak.

Penyajian
Dalam penyajiannya, beras pera yang keras lebih membutuhkan banyak air daripada beras pulen. Hal itu sebabkan beras pera lebih mudah dicerna oleh tubuh saat disantap.
"Beras pera itu didalam memasaknya lebih butuh banyak air sebab keras, nah sebab itulah jadinya lebih mudah dicerna. Kandungan air yang banyak didalam beras selanjutnya sebabkan seseorang menjadi lebih cepat kenyang," ucapnya.
"Sedangkan jika pulen kan nyerap airnya sedikit. Tapi, masyarakat kami lebih senang bersama nasi pulen sebab lebih sedap daripada pera," tuturnya kemudian.

Manfaat Kesehatan
Meski demikian, nikmati nasi yang terbuat berasal dari beras pera menjadi keuntungan sendiri bagi seseorang. Saat seseorang memakan nasi pera bersama takaran yang lebih sedikit akan sebabkan gula darah lebih terkontrol.

"Gula darah lebih terkontrol," ucapnya. Selain itu, nasi pera juga mudah dicerna dan tidak sebabkan nasi menumpuk didalam perut.
Selain itu, beras pera juga sanggup dibikin menjadi tepung beras. Dari faktor kesehatan, tepung beras baik dikonsumsi untuk penderita gluten-intolerant sebab tidak terlalu banyak mengandung gluten.

0 Response to "Perbedaan Beras Pera dan Pulen yang Harus Diketahui"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel